Mandi Matahari di Bukit Penanjakan Gunung Bromo

Sunrise Experienced From The Top of Hill. Bromo. Indonesia

Sun bathing at Bromo Mountain, East Java, is something that you should do when arrive in Malang-Indonesia. Jaraknya dari malang sekitar dua jam melalui jalur darat. Begitu tiba di Probolinggo, langsung saja memesan mobil carteran menuju ke atas. Secapek apapun Anda, jangan pernah memejam mata sepanjang perjalanan menuju Bromo because the view will spoil your eyes. Kalau Anda perhatikan, di sebelah kanan terdapat bukit besar dengan bebatuan yang membentuk wajah-wajah manusia. Paling tidak itu menurut saya yah. sayangnya si bukit wajah tidak bisa saya potret karena laju kendaran terbilang cepat. Rute yang berkelok-kelok serta kondisi jalan yang di penuhi jurang kiri-kanan, bagi yang takut ketinggian silahkan komat-kamit baca doa.

Mount Bromo is a volcano that still active until now. Statusnya sebagai gunung merapi aktif justru memberikan pemandangan fenomenal, diantaranya lautan pasir yang terbentuk akibat letusan beberapa tahun silam. Penduduk disekitar Bromo ramah-ramah sekali, mereka di kenal sebagai suku tengger yang beragama Hindu. Jadi jangan heran jika menemukan banyak Pura di Bromo. Perbedaan ajaran Hindu antara suku Tengger dengan masyarakat Bali terletak pada ritual pembakaran mayat. Masyarakat Bali melakukan upacara ngaben yaitu membakar mayat sedangkan suku Tengger tidak melakukan upacara ngaben, baginya mayat cukup dikuburkan ke dalam tanah.

Daerah penanjakan adalah salah satu spot di Bromo untuk menyaksikan matahari terbit. Pengunjung bisa berangkat dari pukul 4.30 pagi menuju daerah penanjakkan dengan berjalan kaki. Jaraknya sekitar 1 jam perjalanan. Dinginnya udara bromo membuat nafas saya membentuk kepulan-kepulan asap kecil, memberikan sensasi seakan-akan sedang berada  di luar negeri. Perjalanan menuju puncak bukit penanjakkan akan menguras tenaga Anda karena tracknya terus menanjak. But dont worry, karena sepanjang perjalanan Anda akan menemukan banyak ojek motor bahkan ojek kuda yang menawarkan jasa. Tapi saran saya sih, pake kaki saja karena moment menanjak bukit tidak akan kita dapatkan di ibukota.

Begitu tiba di puncak jalan yang dilalui akan menyempit menjadi jalan setapak. Jika Anda teruskan sampai ke ujung, Anda akan tiba ke titik yang cukup jelas untuk melihat puncak gunung sumeru dan kepulan asap dari atas kawahnya. Hati-hati dengan langkah Anda, karena di sebelah kiri adalah lautan pasir Bromo yang kita lihat dari atas ketinggian. Scarry enough for me if someone fall. Di sebelah kanan adalah bebukitan pohon cemara dan pohon pinus yang ditutupi kabut. Anda bisa menyaksikan keindahan matahari terbit dari view di sebelah kanan. Nikmati saja semburat merah yang ditutupi kabut perlahan-lahan meninggi membentuk lingkaran merah yang menakjubkan. Sambil minum kopi atau teh? tentu saja bisa karena suku Tengger suka menjajakan minuman dan makanan sederhana bagi pengunjung yang mengejar sunrise. Meskipun kita telah memesan kopi panas, 5 menit kemudian berubah menjadi kopi dingin, hadeeeh. Well, from the beauty of sunrise.. I believe that god exist.

Image
See the beauty above

Well, chasing sunrise to Bromo mountain is a worth it journey. Sunrise for me is having a special meaning, as a new start of life.

See ya at another sunrise…*wink*

Advertisements

Feed the Fish & Swimming with Jaws @National Marine Park at Karimun Jawa Island

Ikan doyan nasi?! Yup, Anda berkesempatan menyuapi ikan dengan nasi jika datang ke Pulau Karimun Jawa, the most unforgettable Snorkling moment. What will you get here? Buanyaaaak, berenang dengan Hiu salah satunya. Done that, yeaaay. I must admit that swimming with Jaws even they rated as baby jaws, watched them swimming so fast near to my leg-meat, scared me to death! “Dinner served,” I believe one of them said that word, jiahaahaa. Bayi-bayi Hiu yang menggemaskan itu tidak kerdil, panjangnya saja mencapai lengan pria dewasa. Hitam, licin, dan berenang sangat cepat, sangat mengintimidasi pengunjung yang sedang nyemplung ke kolam Hiu. Untungnya si Ikan Hiu masih baby, bukan Abg Labil yang kelewat galau trus nyolek-nyolek ngajak kenalan. Hadeeeeeh!

Feed the fish With Rice, they love it!

Who said that finding nemo is hard? well, I’m met Nemo! without his best friend-Dorry, fiuuuh. Sayangnya kualitas kamera under water yang tersedia agak terbatas, sehingga warna-warni ikan yang sebenarnya mempesona tidak terlihat di foto. Si oranye Nemo terlihat imut dengan garis putih-oranye. Garis putih pada Ikan zebra, dilihat dari dekat memiliki corak agak keemasan alias gold. Entah karena efek sinar matahari yang menerobos air laut lalu membias pada warna kulit si ikan atau memang ada corak gold disana. Selain Nemo dan Zebra, berbagai jenis ikan dengan warna-warna cerah turut serta dalam lomba makan nasi antar penghuni laut, mereka berenang lincah dari balik terumbu karang lalu dengan sigap menangkap butiran nasi. Bukan bermaksud  mengotori laut dengan nasi, ini hanya ditujukan untuk memancing mereka mendekati kita. Sebelumnya pengunjung bisa berkonsultasi dengan lokal guide, mengenai daerah mana yang ikannya menyukai nasi dan mana yang tidak, jangan sampai nasi yang sudah di tebar terbuang percuma dan malah mengotori laut.

The Jaws Pool, They are swimming Under Me…arrrrghhhhhhhh

That freakin jaws pool….Rrrgh. Knowing the fact that i was swimming with bule ganteng agak memberikan efek menenangkan. Biaya yang dikeluarkan di Pulau Karimun sangat terjangkau, 450 ribu untuk pelayanan 3 hari dua malam. Sudah termasuk penginapan, makan mewah 3 kali sehari, bahkan piknik di pulau tak berpenghuni sambil bakar ikan, snorkling time, dan tiket kapal kartini yang membawa pengunjung dari Jepara ke Pulau karimun dan kembali ke Jepara. Jadi yang perlu disiapkan adalah biaya transportasi dari kota Anda menuju Jepara. Kisaran harga bus menuju Jepara dari Jakarta adalah 100 hingga 150 ribu untuk kelas Executive super nyaman, lengkap dengan wifi, selimut tebal, gratis makan malam, dan kamar mandi di dalam bus. Perjalanan tidak akan terasa melelahkan karena fasilitas bis yang super sekali.

Dont forget to bring any game or any gadjet

Trust me, perjalanan dari Jepara menuju Karimun Jawa sukses memakan waktu 6-7 jam. Sungguh terasa membosankan sekali, jadi saya sarankan membawa alat-alat anti bosan seperti kartu Uno ataupun monopoli untuk dimainkan bersama. Menyewa kasur di kapal juga sangat disarankan, tidur juga hapus bosan. Antimo? obat ampuh itu jangan sampai ketinggalan yah. Angin laut yang kencang kerap kali membuat badan menjadi tidak enak, jadi gunakan antimo dan minyak kayu putih untuk menjaga kondisi badan

Banyak bule di kapal kartini?
Jangan heran jika menemukan banyak bule berkeliaran di kapal Kartini, they love Indonesia!!!. Bule yang sukses terjaring dan eksis di foto asalnya dari Eropa, dia bilang laut Indonesia tidak boleh dilewatkan. Sedangkan laut di Eropa cenderung dingin dan beku,  tidak banyak yang bisa dilakukan. Si bule suka banget kerupuk Indonesia dan minta dikirimkan ke eropa. Kerupuk murah meriah sih, tapi kalau dikirim ke luar negeri jadi berapa tuh harganya?.

Bule: ayo berenang bareng Hiu

Me: sibuk pake pelampung

Bule: *bengong*

Me: what???

Bule: you guys so funny, you have so many ocean but you can not swim? that weird!

Me: *silent is gold*

*muntah kelabang*

Inilah Soto Kuah Bening khas Pangandaran

Soto Pangandaran. Si kuah Bening yang Menyimpang Kejutan

Makan soto sudah tentu bukan hal yang baru dalam kuliner masakan nusantara. Dari mulai soto khas Betawi hingga soto Lamongan, sudah sering kita cicipi karena mudah sekali ditemukan di Jakarta sekalipun. Namun soto yang satu ini diklaim berbeda karena kuahnya saja berwarna bening seperti kuah sop. Perkenalkan soto khas Pangandaran, yang tidak akan kita temui kecuali di daerah asalnya. Soto yang satu ini memang eklusif karena untuk mencicipinya saja kita harus memasuki kawasan pantai barat Pangandaran. Bahkan di terminal Pangandaran pun tidak ada yang menjual.

Soto Pangandaran banyak di temukan di kawasan pantai Barat Pangandaran. Dari mulai jam 10 pagi hingga menjelang sore. Pedagang soto ada yang menggunakan gerobak keliling dan beberapa warung makan sederhana di sepanjang pantai. Untuk mencicipi satu porsi soto lengkap dengan nasi hanya dikenakan biaya Rp 8000, jika Anda membeli dari pedagang keliling. Tenang saja, rata-rata penjual makanan di Pangandaran lebih senang berdiam diri satu tempat ketimbang berkeliling.

Soto yang hanya di temui di Pangandaran

Rasa soto pangandaran terbilang unik, kuahnya yang berwarna bening kontras sekali dengan warna kerupuknya yang merah menyala. Rasa kuah pun terbilang simple, seperti dibuat tanpa embel-embel bumbu yang berlebihan. Rasanya mirip sop daging tapi tidak semedok sop daging. Di dalam kuah ketika anda menyuapnya akan menemukan kacang goreng renyah yang tersembunyi dan memberikan kejutan. Tidak banyak toping soto yang diberikan, hanya nasi, kacang garing, daging ayam, dan bihun. Jadi tidak berlebihan jika soto Pangandaran adalah soto paling sederhana di Indonesia.

Ini adalah menu makan siang yang cocok  sekali bagi Anda ketika mengunjungi Pangandaran. Rasanya yang sederhana, harganya yang terjangkau, sudah tentu bikin nagih!!.

Adrenaline Rush! Mengintip si Ganas Samudera Hindia dari Ketinggian Tebing?

Mengintip Samudera Hindia saja sudah  menakutkan karena nama besarnya sebagai lautan yang paling ganas. Apalagi jika melakukannya dari ketinggian tebing? Perut mendadak sakit hanya dengan membayangkannya saja. But why not? Lets bring our adrenaline into next level. Continue reading “Adrenaline Rush! Mengintip si Ganas Samudera Hindia dari Ketinggian Tebing?”

Child of The Sea at Sempu Island, Malang, Indonesia

The Child of The Sea, Sempu-Island, Malang, Indonesia

Proudly Present The beauty of Malang city as the second biggest cities in East Java. Malang yang terletak 90 KM dari Surabaya menyimpan “magical places’ that will spoil you eyes. Salah satunya Segara Anakan yang terletak di Pulau Sempu.

Segara Anakan Pulau Sempu merupakan salah satu dari sekian banyak “magical places’ di kota Malang. Untuk memasuki kawasan konservasi Pulau Sempu dapat ditempuh dengan dua jam perjalanan dari stasiun Tugu Malang. Di ujung penanjakan Pulau Sempu, Anda akan menemukan harta karun yang disebut-sebut sebagai Phi-Phi island made in Indonesia. Harta karun yang tersembunyi di ujung Pulau akan memanjakan mata anda,  menghilangkan lelah Anda seketika setelah berjalan kaki 3-4 jam untuk tiba di lokasi.

Continue reading “Child of The Sea at Sempu Island, Malang, Indonesia”