Have You Ever Travel With Him?!

In many ways, when you do a trip with someone, you can see the real personality at the end

Image

Capek adalah satu kata mainstream yang sedang saya rasakan.  Belum pernah secapek ini! Bahkan dimasa menjadi freelance researcher yang mengharuskan saya mobile ke pelosok-pelosok yg belum terjamah oleh modernism, tidak sampai segini capeknya kok. Yang paling terasa adalah saat bangun tidur, feel like my body was not there, lemes sejadi2nya. Keuntungan menjadi manusia yg paling menyenangkan adalah ketika bisa merasakan pertanda yang diberikan oleh tubuh, seperti lemes. Itu pertanda tubuh berteriak minta istirahat. Tapi setelah saya cek, waktu tdr saya masih normal kok . Lantas apa yang salah? Psikologi kah? Aaaaahhh adakah yg salah dgn mental?

Lantas saya tersentak, sudah hampir 5 bulan tidak traveling. Terakhir kali ya tahun lalu. Merindukan ransel dan kamera. Oh god, I need a bir & beach, and someone who actually want to get lost with me to somewhere. My patner in crime!

Well, traveling dgn seseorang yang kemungkinan besar akan menjadi pelabuhan cinta terakhir sangat-sangat-saya sarankan. Ini jelas bukan hal mainstream. Oke, traveling akhir akhir ini menjadi hal yg mainstream karena sudah banyak yang ikut-ikutan, bahkan banyak lembaga2 sejenis yang mencari untung dari sini. Tapi, saya tetap pada jalur saya yaitu berpergian semurah-murahnya dan sesimple-simplenya. Bawa barang gak usah ribet dan gak usah ngeluarin banyak uang!

Oke back to topic,  traveling with your future boyfriend or husband, buat saya sangat penting! Pilih rute yang jauh sekalian dengan tingkat kesulitan medium ke akut. Percaya deh, diperjalanan yg menguras tenaga itu, semua karakter akan keliatan! Sebagai contoh, saya punya sahabat yg sangat menyenangkan dikehidupan sehari hari tapi ketika traveling saya menganggap dia sebagai Bitch!! Kepribadian aslinya keluar, the real her! Dengan melewati sebuah perjalanan..Kita bisa tahu mana yg egois, mana yg dewasa, mana yg gak bisa ambil keputusan, mana yg mau berkorban, dan lain lain. So, sudah pernah traveling dengan dia? Come on..try it!

Advertisements

Child of The Sea at Sempu Island, Malang, Indonesia

The Child of The Sea, Sempu-Island, Malang, Indonesia

Proudly Present The beauty of Malang city as the second biggest cities in East Java. Malang yang terletak 90 KM dari Surabaya menyimpan “magical places’ that will spoil you eyes. Salah satunya Segara Anakan yang terletak di Pulau Sempu.

Segara Anakan Pulau Sempu merupakan salah satu dari sekian banyak “magical places’ di kota Malang. Untuk memasuki kawasan konservasi Pulau Sempu dapat ditempuh dengan dua jam perjalanan dari stasiun Tugu Malang. Di ujung penanjakan Pulau Sempu, Anda akan menemukan harta karun yang disebut-sebut sebagai Phi-Phi island made in Indonesia. Harta karun yang tersembunyi di ujung Pulau akan memanjakan mata anda,  menghilangkan lelah Anda seketika setelah berjalan kaki 3-4 jam untuk tiba di lokasi.

Continue reading “Child of The Sea at Sempu Island, Malang, Indonesia”